Mungkin kalian pernah merasakan Hal yang sama seperti yang saya alami ketika mendengar perbedaan suara diri kita sendiri... dari penelitian Dr. Mike D'Asaro mungkin bisa menjawab apa yang terbenak dlm pikiran kita, monggo di lihat ...
Mengapa Orang Lain Mendengar Suara Kita Berbeda Dari Yang Kita Dengar Sendiri?
Mungkin kita semua pernah mengalami kejadian ini. Kita mendengarkan rekaman suara kita ketika sedang berbicara dengan beberapa teman. Kita bersikeras itu bukan suara kita tapi semua orang yang lain setuju bahwa itu suara kita. Menurut ahli terapi suara Dr. Mike D'Asaro, ada sebuah pola universal dari 'penolakan' seseorang terhadap suaranya sendiri. Apakah ada penjelasan medis terhadap hal itu?

Ada. Suara bermula dari pangkal tenggorokan, tempat getaran dihasilkan. Sebagian getaran disampaikan melalui udara - itulah yang didengarkan oleh teman-teman kita (dan alat perekam suara) ketika kita berbicara. Sebagian getaran lainnya merambat melalui zat cair dan zat padat yang ada di dalam kepala kita. Bagian dalam dan tengah telinga kita adalah bagian berongga yang diselimuti oleh tulang terkeras dari tengkorak. Telinga bagian dalam berisi cairan, telinga bagian tengan berisi udara, dan keduanya saling menekan.
Pangkal tenggorokan juga dilapisi oleh lapisan-lapisan tipis penuh cairan. Suara yang merambat lewat udara berbeda dengan yang merambat melalui zat padat dan zat cair, dan perbedaan ini mempengaruhi untuk hampir semua perbedaan suara yang kita dengan di dalam rekaman.
Ketika kita berbicara, kita tidak hanya mendengarkan suara kita sendiri lewat telinga, tetapi juga melalui pendengaran internal, sebuah transmisi yang didominasi oleh cairan melalui sejumlah organ tubuh. Jadi, ketika sebuah gitar listrik dimainkan, siapakah yang mendengar suara aslinya? Para penonton, sang gitaris, atau perekam suara di dalam gitar tersebut? Pertanyaan ini dapat menimbulkan perdebatan.
Ada tiga jenis suara berbeda yang dibuat oleh sang gitaris, dan prinsipnya sama dengan prinsip suara manusia. Kita tidak dapat menyebutkan yang mana yang mendengar suara aslinya, yang dapat kita yakini hanyalah ketika objek tersebut mendengarkan suara yang berbeda.
Dr. Asaro menyebutkan bahwa kita mempunyai memori internal mengenai suara kita di dalam otak, dan memori ini lebih kaya daripada yang kita dengar dalam alat perekam suara. Mendengarkan suara kita sendiri melalui alat perekam suara sama saja dengan mendengarkan siaran di radio yang transistornya sudah rusak, dapat dikenali namun bersifat tiruan.
Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki,
seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental
Children's Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri
untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah
lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB,
dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah
pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa
pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga
bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai
ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan
tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental
Children Organization
Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12
dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,
Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk
bisa datang kesini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda
sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di
sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan
masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi
semua generasi yg akan datang.
Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia
yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat
yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan
habitatnya. Kami tidak boleh tidak di dengar.
Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena
berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena
saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa
tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu
persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.
Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar
binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan
burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal
tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini
ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap
bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua
pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki
semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa
anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai
asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang
telah punah.
Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di
tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak
tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Disini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota
perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenarnya anda adalah
ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi
- dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua
adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih
dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi
udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan
tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita
semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu
untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak
ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami
membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi
dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk
kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,
komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami
menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah
satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku
kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan
makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih
sayang " .
Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apapun,
bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih
begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia
sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan
yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari
anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak
yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau
pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua
uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat
kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa
indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk
berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan
orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang
kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk
berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang
anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konperensi ini, mengapa anda
melakukan hal ini - kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah
yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua
seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan
mengatakan, " Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang
terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari
segalanya.”
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut
kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda
semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena
perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya
menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
***********
Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konperensi
PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya
dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang
yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan
yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.
Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:
" Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri
karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan
isinya disekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju
berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato.
Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh
asisten saya kemarin. Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak
yang berusia 12 tahun "

Kalau aku tahu itu akan menjadi yang terakhir kalinya bahwa aku akan melihat kau tertidur, aku akan memasukkan Anda secara lebih erat dan berdoa kepada Tuhan, untuk jiwa mu yang ku sayang.
Kalau aku tahu itu akan menjadi yang terakhir kalinya aku melihatmu berjalan keluar pintu, saya akan memberikan pelukan dan ciuman dan memanggil Anda kembali untuk satu kali lagi.
Kalau aku tahu itu akan menjadi yang terakhir kali aku mendengar suara Anda diangkat dalam pujian, aku akan rekam video setiap tindakan dan kata, sehingga aku bisa memutar kembali hari demi hari.
Kalau aku tahu itu akan menjadi yang terakhir kalinya, aku bisa menyisihkan ekstra waktu atau dua menit untuk berhenti dan berkata "Aku mencintaimu," bukan dengan asumsi, Anda akan tahu apa yang aku lakukan.
Kalau aku tahu itu akan menjadi yang terakhir kalinya aku akan ada di sana untuk berbagi hari, yaah…aku yakin kau akan memiliki begitu banyak lagi, jadi aku dapat membiarkan saja diri ini menyelinap pergi.
Karena pasti selalu ada hari esok untuk menebus kekhilafan, dan andai jika kami selalu mendapatkan kesempatan kedua untuk membuat segalanya dengan benar.
Akan selalu ada hari lain untuk mengucapkan "Aku cinta padamu", Dan tentunya ada kesempatan lain untuk mengucapkannya "Ada yang bisa lakukan itu?"
Tapi hanya dalam suatu kasus saya mungkin salah, dan hari ini adalah semua aku dapatkan, aku ingin mengatakan betapa aku mencintaimu dan saya berharap kami tidak pernah lupa, Besok tidak dijanjikan kepada siapapun, muda atau tua sama, Dan hari ini mungkin akan kesempatan terakhir Anda untuk memegang erat orang yang Anda cintai.
Jadi, jika Anda sedang menunggu untuk besok, kenapa tidak melakukannya hari ini?
Karena jika besok tidak pernah datang, Anda pasti akan menyesali suatu hari, Bahwa kau tidak mengambil waktu ekstra untuk sebuah senyuman, pelukan, atau ciuman dan Anda terlalu sibuk untuk
hibah ke seseorang, yang ternyata menjadi salah satu keinginan terakhir mereka.
Jadi, terus orang yang Anda cintai penutupan hari ini, berbisik di telinga mereka, Katakan kepada mereka betapa Anda mengasihi mereka dan bahwa Anda akan selalu menahan mereka sayang, Luangkan waktu untuk berkata "Maafkan aku," "tolong maafkan aku," "terima kasih "atau" tidak apa-apa ".
Dan jika besok tidak pernah datang, Anda tidak akan menyesal hari ini
Have a positive day!


